Temukan Prinsip yang selalu bekerja buat anda

Temukan Prinsip yang selalu bekerja buat anda

Oleh John Maxwell
(kiriman Kang Iwan Nazaruddin)
Kebanyakan sukses di dunia bisnis dan kehidupan pribadi berawal dari menjalin hubungan dengan orang yang benar dan memperkuat hubungan tersebut dengan menggunakan keahlian tertentu. Mengutip kata Stanley Allyn ” Hubungan manusia adalah ilmu pengetahuan (science) paling penting dalam hidup anda”. Orang yang paling bermanfaat di zaman ini adalah orang yang bisa berinteraksi dan bercampur dengan baik dengan orang lain.

Bagaimana pun, banyak orang yang gagal dan masuk ke dalam jebakan untuk menjalin suatu hubungan baik di rumah dan di sekolah dengan seadanya. Anda juga perlu tahu bahwa sebagian orang yang berbakat tetapi tidak bisa sukses dalam kehidupan karena mereka tidak memahami hubungan antar orang. Ini berarti membangun suatu hubungan dan memenangkan hati orang sangatlah penting. Tapi apa yang dibutuhkan untuk memenangkan hati orang? ”Winning With People” menawarkan prinsip dasar untuk membangun suatu hubungan baik yang selalu bekerja dalam segala situasi.

I.Siapkah anda untuk suatu hubungan?

Pertama-tama, ada lima hukum dasar yang perlu dipelajari atau anda perlu miliki untuk siap dalam suatu hubungan.

1.Prinsip Lensa

Prinsip ini mengatakan bahwa siapa anda menentukan apa yang anda lihat. Ini termasuk bagaimana anda memandang diri anda sendiri dan bagaimana anda melihat orang lain dan bagaimana anda melihat kehidupan dan dunia di sekeliling anda. Dan akhirnya siapa anda akan menentukan apa yang anda lakukan dalam hidup anda sendiri.

Dan siapa anda akan menentukan lima hal; genetika, self-image(gambaran diri anda sendiri), pengalaman dalam hidup, pilihan yang anda ambil dalam hidup dan teman-teman anda. Semuanya akan berpengaruh secara positif ataupun negatif dalam hidup anda.

2. Prinsip Kaca (Mirror)

Berdasarkan prinsip ini, orang pertama yang perlu anda ketahui dan bertanggung jawab adalah diri anda sendiri. ”Kenali diri anda sendiri” adalah resep yang baik. Anda harus memiliki ”self-awareness” atau kesadaran diri itulah yang terpenting. Orang pertama yang harus anda ajak untuk rilex dan nyaman dalam berkomunikasi adalah diri anda sendiri. Bila anda tidak bisa menerima dan menjadi bahagia dalam berbagai aspek dari diri sendiri ini akan menjadi lebih sulit untuk berhubungan dengan orang lain dan lingkungan di sekitar anda.

Anda harus jujur dalam melihat diri sendiri dalamkelebihan maupun kekurangan anda, dan menemukan kekuatan untuk berubah apapun yang anda anggap sulit untuk anda terima karena sebelum anda bisa merubah orang lain anda harus bisa merubah diri sendiri terlebih dahulu.

Prinsip kaca ini juga mengajarkan kita untuk mengambil suatu tanggung jawab bagi diri sendiri, menyadari bila anda ingin sesuatu yang berbeda dalam kehidupan anda maka anda harus mengambil tanggung jawab bagi diri anda sendiri.

3. Prinsip Kesakitan (pain principle)

Orang yang terluka(mental) cenderung untuk melukai orang lain dan sangat gampang untuk terluka oleh orang lain. Banyak sekali orang ayng terluka di sekeliling kita, ini bukanlah fenomena baru. Orang yang terluka cenderung melukai orang lain karena mereka menganggap semua orang bertanggung jawab atas kejadian yang menimpa mereka. Perasaan dan keyakinan negatif memenuhi diri mereka. Masalahnya adalah orang yang tidak percaya pada diri mereka sendiri tidak akan pernah meraih sukses dan mereka akan mempertahankan sekeliling mereka agar sama-sama tidak sukses.

Orang yang terluka cenderung melukai orang lain dan sangat cepat terluka oleh orang lain. Pada saat anda berinteraksi dengan orang lain ingatlah ini : pada saat seseorang menanggapi/merespon masalah besar yang tidak bisa ia hadapi, responnya selalu berbeda.

Dalam menghadapi orang yang terluka kami menyarankan anda untuk melakukan : jangan ambil pusing dan jangan disimpan dalam hati, lihatlah mereka dibalik permasalahan yang mereka hadapi, jangan tambahkan rasa luka dan kecewa mereka tetapi bantulah mereka. Untuk menemukan solusi.

4. Prinsip Palu

Jangan gunakan palu untuk memukul lalat yang hinggap dikepala orang lain. Prinsip ini tentang reaksi berlebihan untuk hal-hal kecil. Pada saat temperamen anda tengah tinggi, cobalah untuk menggunakan 4 ”T’
– Total Picture (gambar keseluruhan) Pada saat orang membagikan sudut pandangnya, cobalah untuk mendengar, bertanya, mendengarkan lagi, tanya lagi dan mendengarkan lagi lalu memberikan respon.

-Timing (waktu). Kapan anda bertindak sangatlah penting seperti k=mengambil tindakan yang benar. Bahkan mengetahui kapan untuk tidak bertindak adalah sama pentingnya.

-Tone (Nada) Terkadang orang merespon sikap dan tindakan kita lebih dari kata-kata yang kita ucapkan. Bila lain kali orang datang kepada anda dan berkata-kata dengan kemarahan, respon dengan kebaikan. Pada saat anda melakukan itu orang yang berbicara keras akan menurunkan nada bicaranya.

-Temperature. Bila reaksi semakin diperparah dengan tindakan, biasanya permasalahan cenderung meningkat. Bila reaksi tidak begitu diperparah oleh tindakan, maka permasalahan cenderung menurun.

Bila anda ingin mengembangkan pendekatan yang lebih lunak terhadap orang masukkan nasehat berikut ini kedalam hati anda:

-Yang lalu biarkanlah berlalu
-Tanya kepada diri anda, apakah reaksi saya merupakan bagian dari masalah?
Ingatlah bahwa tindakan akan selalu diingat walaupun kata-kata sudah dilupakan
Jangan biarkan situasi mempengaruhi hubungan anda
Perlakukan orang yang anda cintai dengan cinta tanpa syarat
Bila salah, akui kesalahan dan minta maaf.

5.Prinsip Elevator

Prinsip ini mengatakan bahwa anda bisa mengangkat orang atau menjatuhkannya dalam suatu hubungan. Orang bisa berlalu di hadapan anda atau bisa menjadi jangkar yang memberatkan kapal anda. Ada empat macam orang yang biasanya menjalin hubungan dengan anda

-Orang yang menambah sesuatu dalam hidup-anda menerima mereka
-Orang yang mengambil sesuatu dari hidup-anda memberi toleransi pada mereka
-Orang yang menambahkan berkali-kali lipat pada hidup-anda menghargai mereka
-Orang yang ”membagi” atau memecah hidup-anda harus menghindari mereka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: